Program SMK Pusat Keunggulan Kemendikbud Tuai Dukungan

Program SMK Pusat Keunggulan Kemendikbud Tuai Dukungan

Jakarta – Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), meluncurkan program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK).

SMK PK, termasuk dalam program unggulan ‘Merdeka Belajar’ ke-8. Yang merupakan perwujudan visi Presiden Joko Widodo membenahi pendidikan vokasi sebagai strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Kami dari KADIN senantiasa selalu mendukung langkah-langkah Kemendikbud di bidang vokasi, untuk meningkatkan SDM kita ke depannya. Insyaalah kita bisa menghasilkan tenaga kerja yang unggul, terampil, dan kompeten.

Program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Indonesia. Ketua umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani menyatakan, pendidikan dan pelatihan vokasi tidak dapat dipisahkan lantaran keduanya saling terkait dalam peningkatan produktivitas nasional.

“Kami dari KADIN senantiasa selalu mendukung langkah-langkah Kemendikbud di bidang vokasi, untuk meningkatkan SDM kita ke depannya. Insyaalah kita bisa menghasilkan tenaga kerja yang unggul, terampil, dan kompeten sehingga dapat meningkatkan daya saing industri dan menumbukan perekonomian,” tutur Rosan berdasarkan keterangan tertulis yang dikutip Tagar, Jumat, 26 Maret 2021.

Menurut Rosan, masalah ketenagakerjaan di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari dunia pendidikan terutama pendidikan vokasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, juga diyakini Rosan tidak bisa dilakukan secara instan namun harus melalui proses yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Terkait hal ini, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk menyediakan anggaran bidang pendidikan dalam APBD masing-masing daerah untuk mendukung program SMK PK.

“Kalau memerlukan dukungan dari pusat, silahkan ajukan ke tingkat pusat, nanti kita bicarakan,” tuturnya.

Menurut Mendagri, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu upaya untuk merebut dan mengisi lapangan pekerjaan serta menciptakan lapangan pekerjaan yang terlatih.

"Banyak sekali industri yang bisa dikembangkan di Indonesia, baik dari Sumber Daya Alam, atau turunan-turunannya, seperti industri otomobil, industri dibidang teknologi informasi, industri di bidang pangan dan lain-lainnya," tegas Tito.

Sehingga untuk menciptakan SDM yang ahli di bidangnya, peran SMK ini sangat penting. Mendagri pun mengajak seluruh pihak termasuk pemerintah daerah untuk mendukung program SMK Pusat Keunggulan.

“Arahkan sesuai dengan potensi yang ada di daerah masing-masing. Jika potensinya ada di bidang peternakan atau perikanan, buat SMK di bidang itu, sehingga begitu keluar langsung terserap di lapangan pekerjaan,” tandas Tito.

Dukungan juga mengalir dari Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU). Ketua LP Ma’arif NU, Z. Arifin Junaidi menyatakan, bagi institusinya, profesional itu ditandai dengan kompetensi, sikap konsisten dan konsekuen, komitmen, kompetitif dan berkarakter.

“LP Ma`arif NU menyambut baik peluncuran program Pusat Keunggulan dari Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud. Semoga program ini berjalan dan berhasil dengan baik, sesuai dengan tujuannya,” tandas Arifin Junaidi.

Oleh Sebab itu, LP Ma`arif NU turut menyiapkan lulusan yang siap masuk ke dunia kerja, siap membuka lapangan kerja, dan siap meneruskan belajar ke jenjang yang lebih tinggi bagi yang menghendakinya.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah, Baedhowi juga mengungkapkan apresiasinya atas peluncuran program SMK Pusat Keunggulan.

"Dengan keunggulan yang ada tersebut, maka diharapkan lulusan-lulusan SMK, khususnya untuk SMK Pusat Keunggulan tadi akan menjadi contoh bagi SMK-SMK yang lain," tegas Baedhowi

Baginya, peranan SMK sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil. Dengan SMK yang unggul, diharapkan lulusan lebih siap kerja, berdaya saing, serta menjadi calon pengusaha yang andal

Sumber: https://www.tagar.id/program-smk-pusat-keunggulan-kemendikbud-tuai-dukungan


Bagikan Artikel: